ALFALFA: TANAMAN KAYA GIZI. OBAT MULTIPENYAKIT

[Seluruh bagian tanaman mengandung komponen yang fungsional bagi tubuh. Seperti: saponin, sterol, flavonoid, kumarin, alkaloid, vitamin, asam amino, gula, protein, mineral, & komponen gizi lainnya. Juga mengandung serat (dietary fiber) dalam jumlah cukup banyak & berfungsi sebagai antikolesterol.]

♣♣♣

alvalvaTanaman Alfalfa, kaya gizi. Klorofilnya sangat tinggi, sehingga tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya ini, menyembuhkan penyakit. Mulai kembung hingga kanker. Kata alfalfa, masih asing. Tanaman ini, belum banyak dibudidayakan di sini, produknya banyak di pasaran. Salah satunya bentuk suplemen.

Sejak abad ke-6, Medicago sativa ini, telah digunakan bangsa Cina mengobati batu ginjal & kembung. Menyembuhkan kanker & kencing manis. Di Eropa, dikenal sebagai “obat rakyat” yang baik memperlancar kencing. Tanaman mirip kacang-kacangan ini, tumbuh di berbagai iklim.

Adaptasinya baik, tersebar di berbagai belahan dunia. Amerika Serikat, adalah produsen terbesar. Juga di Eropa, Australia, Amerika Selatan, Afrika Selatan, Cina, & Timur Tengah. Indonesia mulai, di Jawa Tengah.

Pakan ternak
Tanaman ini dapat hidup 3 – 12 tahun. Tergantung varietas & iklim tempat hidupnya. Tingginya bisa mencapai 1 meter, akarnya hingga 4,5 meter. Keunggulan itulah yang menyebabkan mampu bertahan hidup, sekalipun kekeringan. Berbunga sekitar Juni hingga Agustus. Bunga, berkembang menjadi buah, yang berisi biji alfalfa.Alfalfa berasal dari Iran.

Masyarakat Arab menyebutnya “bapak makanan”. Penyebarannya, diduga pada zaman perunggu. Dulu, sebagai pakan kuda tentara Persia. Penyebarannya melewati Asia Tengah. Amerika Serikat mengenal alfalfa sekitar 1860, berasal dari Chile. Awalnya, sebagai pakan sapi, domba, kuda, & kambing. Nilai gizinya, tinggi sebagai pakan ternak.

Seperti pada jenis kacang-kacangan lainnya, akar alfalfa terdapat bakteri Rhizobium, yang mampu mengikat nitrogen. Inilah yang membuatnya dijadikan pakan ternak dengan protein tinggi, tergantung ketersediaan nitrogen dalam tanah. Keuntungan lain adalah, rendemennya tertinggi. Juga dikonsumsi manusia, daunnya.
Studi ekstensif banyak dilakukan.

Seluruh bagian tanaman mengandung komponen yang fungsional bagi tubuh. Seperti: saponin, sterol, flavonoid, kumarin, alkaloid, vitamin, asam amino, gula, protein, mineral, & komponen gizi lainnya. Juga mengandung serat (dietary fiber) dalam jumlah cukup banyak & berfungsi sebagai antikolesterol.

klorofilIni adalah salah satu tumbuhan bergizi tinggi. Kalsium, klorofil, karoten, & vitamin K, juga tinggi, menjadikannya salah satu suplemen konsumsi manusia. Saponin pada akarnya, dapat menghambat peningkatan kolesterol darah, hewan percobaan yang diberi pakan tinggi kolesterol (sebesar 25 persen).

Sayangnya, zat ini memiliki efek negatif. Bersifat hemolitik & dapat mengganggu metabolisme vitamin E.
Keunggulan lain alfalfa adalah kandungan vitamin & mineralnya yang lengkap. Seperti: vit. A, thiamin (vit. B1), riboflavin (vit. B2), niasin (vit. B3), vit. B5, vit. B6, vit. C, vit. K, & asam folat. Mineral unggulan: kalsium, besi, magnesium, fosfor, tembaga, & seng. Lihat tabel.

Zat Gizi Kadar
Energi 23 kkal
Karbohidrat total 2,1 g
Serat pangan 2,9 g
Lemak total 0,7 g
Protein 4,0 g
Vitamin A 155 IU
Vitamin C 8,2 mg
Vitamin K 30,5 mg
Asam folat 36 mkg

Tabel. Kandungan gizi per 100 gram Alfalfa; sumber: http://www.nutritiondata.com

Hampir seluruh tumbuhan hijau mengandung vitamin K. Namun, kandungan dalam 100 gram alfalfa cukup tinggi. Memenuhi 38% total kebutuhan tubuh dalam sehari. Sebagi salah satu sumber vitamin K tubuh. Vitamin K penting dalam pembentukan protein & penggumpalan darah, saat luka. Juga sebagai zat antihemolitik, khususnya saat perdarahan. Seperti pada terapi antibiotik & penderita diare kronis.

Yang Lupus Dilarang Makan Bijinya
Pepatah “makanlah sewaktu lapar & berhentilah sebelum kenyang”. Yang berlebihan, bisa buruk bagi tubuh. Juga klorofil, konsumsi berlebihan dapat mengakibatkan lelah luar biasa. Dianjurkan mengkonsumsinya sesuai dosis. Saat ini alfalfa banyak berbentuk suplemen. Di Amerika & Australia, bagian daun yang masih muda biasa dikonsumsi, salad. Di Cina, biasanya direbus & digunakan obat herbal. Juga dijus.

Minuman alfalfa dari daun keringnya juga cukup mudah. Seperti teh. Sering juga digunakan dalam sup. Meskipun mempunyai khasiat yang baik, konsumsinya oleh manusia dibatasi. Karena, kandungan serat yang sangat tinggi.

Daun yang dikeringkan, digunakan sebagai suplemen berbentuk tablet, bubuk, & teh. Selain daun, biji juga dikonsumsi. Tetapi tidak bagi penderita lupus (systemic lupus erythematosus), karena mengandung asam amino beracun L-canavanine yang diduga dapat mengakibatkan lupus-like syndrome.

Beragam Fungsi Klorofil
Klorofil berperan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses menyerap & menggunakan energi matahari, mengubah karbondioksida & air menjadi karbohidrat & oksigen. Klorofil, memiliki banyak manfaat, bagi tubuh manusia, jika dikonsumsi dalam dosis tepat.

perut1. Pembersih
Sebagai desinfektan & antibiotik selama perang dunia, sebelum morfin. Pembersih kotoran. Mendorong detoksifikasi, membersihkan jaringan tubuh beserta bakteri & parasit yang ada dalam jaringan sakit. Klorofil mengeluarkan racun kimia sintetis, seperti boraks & formalin. Mirip memandikan bagian dalam tubuh.

Molekul klorofil punya ekor hidrofobik, yang masuk ke dalam hidrokarbon dinding sel tubuh & menariknya keluar. Mirip sabun melepaskan minyak dari tangan. Termasuk hidrokarbon adalah pestisida, narkotika, flavor makanan, & lain-lain. Hati membongkar senyawa kimia sintetis tersebut, mengeluarkannya dari aliran darah. Juga membantu kerja hati, sehingga tidak bekerja terlalu berat.

2. Penguat otak alami
Kadar asam nukleat & asam amino pada klorofil, dapat memenuhi kebutuhan otak akan protein, terutama neuropeptida (bagian otak yang mengolah pikiran & emosi positif).

3. Pemberi energi
Klorofil mampu mensintesis oksigen & karbohidrat, sehingga dapat dijadikan sumber energi.

4. Pembentuk sel darah merah
Klorofil adalah pembuat sel darah merah tercepat. Klorofil memiliki kemiripan struktur dengan hemoglobin dalam darah manusia, hanya atom sentral Fe2+ pada hemoglobin diganti dengan Mg2+ pada klorofil. Kemiripan struktur & fungsi antara klorofil & hemoglobin menjadikan klorofil dapat digunakan sebagai zat antianemia.

5. Membantu imunitas
Klorofil merangsang produksi sel darah putih. Yang bertugas melawan mikroorganisme penyebab penyakit & memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan pasokan antitumor, antikuman, & sebagainya, untuk menghambat pertumbuhan bakteri, infeksi jamur, & luka di saluran pencernaan. Antibakteri juga dapat mengatasi bau mulut, bau badan, serta mencegah. kerusakan gigi & gusi.

Penghancur Radikal Bebas
Salah satu sumber klorofil, 4 kali lebih tinggi dibanding sayuran biasa. Telah banyak dilakukan kajian ilmiah khasiat klorofil, di antaranya: pembersih dalam tubuh, pembentuk sel darah, pengatur keseimbangan asambasa tubuh, peningkat daya tahan, serta pengganti sel yang rusak.

Klorofil alfalfa umumnya tersedia dalam bentuk ekstrak & dijadikan suplemen. Sebagai obat, klorofil digunakan dalam pencegahan ataupun pengobatan berbagai jenis penyakit seperti kanker, radang, anemia, konstipasi, antibakteri, & lain-lain.

Alfalfa mengandung lebih dari seratus komponen bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu paling dominan adalah saponin glukosida. Komponen ini mencapai 2-3 persen. Penelitian pada hewan percobaan, menunjukkan saponin membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

Klorofil, merupakan zat hijau daun (pigmen hijau) pada semua makhluk hidup yang melakukan fotosintesis. Termasuk zat yang sudah ribuan tahun akrab dengan sel-sel tubuh manusia. Zat yang berwarna hijau atau hijau kebiruan ini, merupakan sel hidup pertama yang tumbuh di atas muka bumi, yaitu dalam bentuk lumut (blue-green algae). Lumut tersebut telah tumbuh sekitar 3,5 miliar tahun lalu, sedangkan sel-sel organisme lainnya, muncul sekitar 650 juta tahun lalu. Sampai saat ini, bagaimana proses terbentuknya klorofil di dalam struktur tumbuh-tumbuhan, masih misteri.

Sejak-lama klorofil dipercaya memiliki khasiat untuk panjang umur. Berbagai penelitian membuktikan, mereka yang lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi klorofil, memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik. Klorofil memiliki hampir semua zat gizi yang diperlukan tubuh, dalam komposisi seimbang. Klorofil juga kaya zat antiperadangan, antibakteri, antiparasit, & zat-zat berkhasiat obat lainnya.

alfalfaKapsulKlorofil telah diteliti memiliki aktivitas biologis, yaitu sebagai antioksidan & antikanker. Klorofil & beberapa senyawa turunannya pada awalnya dianggap sebagai prooksidan, yaitu zat yang dapat memicu terjadinya oksidasi di dalam tubuh, yang menghasilkan radikal bebas. Ternyata, justru berperan sebagai antioksidan atau penghancur radikal bebas. Terutama jika dikonsumsi pada jumlah tertentu. [Prof. DR. Made Astawan; Ahli Teknologi Pangan & Gizi; [Natural Healing Tue, 16 Dec 2008; Tulisan ini pernah dimuat, setelah diedit agar mudah & enak dibaca]

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s