Rachmat Hidayat ‘Paulus F. Tengker’: G.E.M.B.A.L.A

PaulusTengker

[Tadinya, ragu menulis kisah ini. Takut riya. Setelah membaca Kisah Kesaksian 4 Gembala, yang kembali ke agamanya masing-masing di posting di Yesus.net & Kebenaran.net, ini pengungkapan jujur & berani atas praktek rohani Gereja yang rahasia & tidak diketahui, termasuk umat Kristiani sendiri.]

Saya melihat penyangkalan kebenaran oleh kalangan tertentu umat Kristiani di forum diskusi itu. Demi kebenaran & domba maupun gembala Kristus, agar menemukan jalan kebenaran, saya menuturkan kisah sejati ini. Tanpa kutipan AlKitab & Al-Qur’an. Kesaksian ini adalah ungkapan hati & jiwa saya.

Saya pria, lahir di Manado 27 tahun yang lalu. Paulus F. Tengker, dilahirkan dalam tradisi penganut Kristen fanatik. Ayah Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita tertua menikah dengan penginjil Nehemia terkenal. Taat beragama & direncanakan penerus tradisi keluarga, Gembala Tuhan.

Peta Manado, Sulawesi Utara


Setamat SMA kuliah ke Sekolah Misi Alkitab, di Surabaya. Selain dekat Manado, kota ini dipilih, karena umat Kristiani yang terkemuka. Banyak Gereja megah di tengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus, mendapat respon baik masyarakat Jawa Timur yang mayoritas Islam fanatik.

Selama kuliah saya bekerja part time. Pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Tugas saya, menyusun kisah kesaksian hamba-hamba Islam yang bertobat, masuk Kristen. Kebanyakan, dari desa atau awam. Seperti sakit jiwa, pemakai narkoba yang kecanduan berat, semua itu harus dituliskan kisah kesaksiannya yang hebat.

Seperi bertajuk: “Hamba Tuhan yang kembali, mantan Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen” dsb. Kisah palsu yang sempurna. Hampir tak bercela. Saya ahli mengutip Al-Qur’an & Hadist. Saya tahu urutan pendidikan Islam, mulai sekolah Islam, ponpes, hingga IAIN.

Peta Surabaya, Jawa Timur


Membuatkan dokumen asli tapi palsu. Ijazah & foto palsu, yang mengesankan tokoh Islam. Padahal bukan! Mengajari baca Al-Qur’an, untuk tujuan menohok orang Islam, yang sedang kami injili & atau berusaha membantah kami.

Kisah-kisah yang sudah dibukukan, ada karangan saya. Betul, ada yang murtad, tapi tidaklah sehebat itu. Ditulis mantan ulama, atau mahasiswa IAIN, atau guru ngaji lulusan sekolah Mesir, sebenarnya pengemis, gelandangan, bekas pecandu narkoba, wanita nakal & preman tak beragama, orang desa yang berkatepe Islam berbudaya animisme asal desa pesisir selatan Jawa (Sukabumi, Blitar).

Bahkan, yang dibaptis itu, ternyata seumur-hidupnya tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam paling dasar. Tapi, harus dilaporkan keberhasilan gemilang kepada jemaat yang berderma. Rekayasa orang lugu menjadi hebat & canggih. Domba senang, mantan ulama masuk Kristen, padahal gelandangan buta huruf, misalnya.

Itu dilakukan hingga tamat & dinobatkan sebagai pendeta muda. Ini keahlian langka, maka tugas dipertahankan. Juga rajin membeli tafsir Al-Qur’an, Hadist & buku-buku Islam, mencari kelemahannya.

Gereja mendanai yang berhubungan dengan pekerjaan. Sikap berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang utama, dalam pandangan Kristen.

Juga pura-pura belajar mengaji & mengaku Islam, mengundang guru ngaji ke rumah dinas. Selama 1 tahun lebih. Ustad tak pernah menyadari, saya Kristen. Saya bisa mengaji. Berguna, nanti ketika belajar Islam sungguh-sungguh.

Saya pun part time misi penginjilan malam. Bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Mendatangi keremangan malam Surabaya, mewartakan Injil kepada: pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay.

Target: pekerja seks independen, pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik gadis belia maupun lelaki muda penjaja seks untuk gay. Yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan teliti. Telah diawasi 1 – 3 bulan.

Penginjil yang aktif di sini, tidak aktif di gereja, apalagi memimpin kebaktian & acara rohani. Kami tak mau, citra gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu penginjil di keremangan malam. Penginjil tidak berseragam resmi, tapi berdandan seperti pengunjung diskotik & kafe.

Penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari, juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba. Cara termudah menjerumuskan umat lain, kesesatan hidup. Setelah tersesat & butuh pertolongan, dirangkul. Apabila tidak terangkul pun, sudah berhasil merusak sebagian generasi muda Islam, yang ke diskotik atau kafe.

Mungkin, pembaca posting membaca artikel “Jaringan Narkoba Jakarta” Kompas, Minggu 11 Maret 2001. Penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar di Jakarta & sulit diberantas. Kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya, semua bekerja sama, begitu rapi.

Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini sangat sulit ditelusuri. Yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan mafia & bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam!

Jujur, kisah kesaksian gembala Tuhan pun, banyak yang narkoba untuk menunjang performance, benar adanya. Agar tampil percaya diri & yakin. Kondisi fly & sakauw agar bisa kontak langsung Roh Kudus!

Kisah yang 4 mantan gembala itu benar. Saya tahu persis, saya anggota tidak tetap penginjilan malam, pemasok kebutuhan mereka. Saya kenal banyak bandar besar narkoba di Surabaya.

Beberapa bandar besar itu adalah jemaat Gereja taat. Donasinya, ada yang melebihi persepuluhan. Selain menyumbang uang penginjilan, juga menjual narkoba harga khusus ke Gereja. Selain untuk yang membutuhkan, juga merusak generasi muda Islam. Saya kadang memakai ectassy/inneks, ketika menjamu tamu Gembala luar kota.

Biasa ketemu & ngobrol di pub terkenal yang dikunjungi Pelayan & Gembala bila ke Surabaya. Punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Pernah menemani pendeta terkenal: KAM Jusuf Roni (mantan tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang, & Suradi Ben Abraham.

Pernah pembaptisan pekerja seks di private room salah satu pub itu, sambil tripping!!, setelah itu “dating”, “mandi suci bersama” istilahnya. Skandal seks jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya tak tahu persis.

Saya tahu, sewaktu menemani Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka di antaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi khusus.

Selain itu, saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru dari pedesaan & pekerja malam. Kadang mengajari tentang Islam, tentunya telah disortir. Islam mengakui ketuhanan Yesus, misalnya.

Mengajari akting, menunjang penampilan di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai lupa kisah nyata, hasil rekaan sendiri. Melenceng ke kisah mereka sendiri, kalau ketahuan berakibat fatal bagi Gereja!

Khusus KKR, kami melatih yang akan pura-pura lumpuh, buta, bisu & penyakit lainnya, dan pura-pura disembuhkan pengkhotbah. Jemaatpun histeris & percaya mukjizat.

Juga upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat & angker di Surabaya, sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang di luar kendali & skenario betul-betul minta diurapi, biasanya segera menahan dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?!

Biasanya penginjil malamlah yang bertugas menahan orang-orang di luar skenario. Tidak pernah melibatkan pemuda Gereja, karena mereka di luar gugus kendali komando kami. Bagi umat Kristiani atau Gembala & pelayan Tuhan yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & sulit mempercayai.

Sekali lagi: SEMUA BENAR-BENAR TERJADI! Selain 4 mantan itu, sayalah saksi hidup lainnya.

Mengapa Masuk Islam

Ketertarikan saya kepada Islam, bukanlah dari buku. Bukan juga bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam. Saya selalu menganggap &  juga gereja, orang-orang Islam adalah orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa.

Ajaran Islam adalah ajaran sesat & umatnya dihinakan, atau diinsyafkan. Ini tertanam sejak kecil. Ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya merupakan pelajaran pokok kader-kader Kristiani sejak kecil. Materi diajarkan sekolah minggu. Jika akan menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran diperdalam.

Saya masuk Islam, setelah mimpi luar biasa. Dan kejadian di keesokan harinya, merubah jalan hidup menuju kebenaran sejati. Malam Jum’at 11 Januari 2001, bermimpi berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di Gereja sangat megah.

Datanglah Tuhan Yesus menemui, senyumNya agung! Bahagia sekali, ini mukjizat!. Saya memandanginya, mulai ujung kaki hingga rambut. Lebih agung dibanding foto & gambar yang saya miliki. Kemudian datang menghampiri, pria berwajah Arab Palestina mirip Yahudi atau Israel, dia berkata: 

“Kalian ini siapa?”

Saya: “Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!”

Dia: “Mana Tuhannya?”  Tuhan Yesus:

“Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau wahai pria asing?”

Yahudi: “Akulah Isa Al-Masih, & engkau bukanlah diriku!” 

Saya menyela: “Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!”  Yahudi:

“Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!”  Tuhan Yesus:

“Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!”

Tuhan Yesus memejamkan mata & ajaib! Tangannya keluar mukjizat sinar api & menyemburkannya kepada Yahudi. Pikirku, Yahudi itu akan binasa karena menghina Tuhan! Salah, Yahudi yang mengaku Nabi Isa Al-Masih tak kurang apapun. Tersenyum, justru api menyembur Tuhan Yesus. Ia menjerit kesakitan & berubah!

Telinganya memanjang. Mulutnya bertaring. Belakang tubuh keluar ekor. Wajah mengerikan! Satu tangannya memegang tombak seperti garpu!… TUHAN YESUS MENJADI IBLIS..!!!

Yahudi berdoa seperti bahasa Israel. Iblis lari! Gereja hilang, berganti pemandangan padang pasir tandus. Saya kaget & tak percaya, terbata-bata saya bertanya pada Yahudi:

“Siapakah engkau sebenarnya?”

Jawabnya: “Akulah Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus”.

Saya: “Bukankah engkau telah mati di kayu salib & telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?”

Jawabnya: “Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya Iblis & para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah terlihat wujud aslinya”.. Saya:

“Maksud tuan, Iblis tadi itu…, jadi selama ini?..”

Nabi Isa Al-Masih: “Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?”

Saya: “Jika itu ada saya bersedia..”

Nabi Isa Al-Masih: “Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?”

Saya: “..emmmmm” (tak bisa berkata-kata)

Nabi Isa Al-Masih: “Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi meluruskan segalanya yang salah tentang aku.

Janganlah engkau termasuk golongan yang keliru itu, jika ingin menemukan kebenaran sejati, engkau telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran & hatimu.

 Otakmu telah beku karena disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis & pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari di tempat itu mendapatkan suatu kesulitan!”

Nabi Isa Al-Masih mengucap salamnya Islam, pergi…saya, terbangun….hari pagi. Merenung, mimpi apa tadi? Kesulitan apa hari ini? Ini Jum’at 12 Januari 2001, ah cuma mimpi. Ingat takhayul Jawa, setan gentayangan malam Jumat.

Buku-buku Islam saya buka, tiba-tiba menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca….Pikiran dibukakan..tapi belum yakin betul…

Berangkat ke sekretariat Gereja, mobil malah mogok, tepat di depan Mesjid. Kaget, kok bisa di depan Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?! Ah kebetulan, jangan takhayul! Mogok bisa kapan saja. Kaget belum hilang, … seorang pria menghardik & meminta dompet & HP! Kaget, panik, takut, saya lari ke…mesjid! Minta tolong.

Penodong lari menghindari massa. Jam 11.30.. mendekati shalat Jum’at. Orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum’at.. ini ada di mesjid.. mimpi saya… pesan Yahudi yang mengaku Isa Al-Masih … mimpi itu…. bingung, tak sadarkan diri…….

Ketika sadar, ada di ruangan Mesjid. Bapak tua berpeci mengatakan, tadi pingsan. Saya berdiri..tiba-tiba ingin menangis..menjerit..

“Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!”

Pak tua kaget, bertanya: “ada apa nak?”.

Saya ceritakan mimpi tadi & kejadian, siapa saya & apa pekerjaan, perbuatan-perbuatan memerangi & memperdaya Islam beserta umatnya.

Bapak tua: “Itu petunjuk Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah ahli agama yang baik …. sekarang teruskan perjalanan atau pulang”

Pulang, telpon Gereja, hari ini gak kerja. Tiga jam kemudian, sekitar 16.00 ke mesjid itu lagi. Pas ada pengajian. Pak tua memimpin, saya beranikan masuk:

“Pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui Islam sebenarnya!”.

Disaksikan jamaah, kami berdiskusi hingga malam. Pulang & disambung esok. Diskusi itu seminggu lamanya. Tiap pagi sebelum kerja sekitar 06.00 – 08.00 pagi, di mesjid & berdiskusi Islam – Kristen. Setiap penjelasan Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, tidak berargumen & berdasar menurut pak tua.

Pak tua fasih & hapal beberapa bagian Alkitab. Sejarah Gereja & penulisan Alkitab, beliau tunjukkan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki. Menurutnya, pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu. Ketika saya baca, terkejut karena pemaparan di buku-buku missionaris 30 tahun lalu itu berbeda dengan dokumen di Gereja sekarang, yang pernah saya pelajari.

Saya ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang sakral, oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun? Pak tua menunjukkan & membandingkan versi Alkitab cetakan 1960-an dengan yang saya miliki (1990-an), diterbitkan lembaga yang sama. Kok bisa beda & revisi tanpa penjelasan di edisi baru. Revisi itu, bukan perubahan EYD atau tata bahasa, tetapi merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?

Akhirnya, saya yakin, agama Kristen, banyak kelemahan & kesalahan sejarah. Islamlah agama penutup & penggenap. Islam, menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui agama-agama terdahulu & kitabnya.

Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-Qur’an, disempurnakan Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur’an. Ajaran Kristen yang menyimpang itu, dijelaskan dengan baik, dimana menyimpangnya & direposisi kembali wahyu Ilahi itu secara benar.

Saya tidak percaya begitu saja. Saya ajak teman-teman berdiskusi ini. Tetapi, jawaban rekan menyakitkan & ketus. Bahkan, menuduh saya kena guna-guna bekas Guru Ngaji, & pembantu rumah dinas. Juga, pengaruh sihir buku Islam milik saya. Mereka menawarkan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah & mengurapi serta mensucikan buku-buku Islam, agar sihirnya hilang..!

Sikap yang kontras & tidak sepadan, dibanding Pak Tua & jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya bersalah, telah ikut dibesarkan & dibina agama sesat. Dengan pertimbangan matang & resikonya, akhirnya mantap & bulat, masuk Islam…

Minggu 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar 2 Kalimat Sahadat:

ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH

Saya bersaksi tidak ada tuhan selain Allah & Muhammad utusan Allah.

Nama menjadi Rachmat Hidayat. Tanpa Tengker lagi, Keluarga Manado, murka sekali, papa tidak mengakui sebagai anaknya. Oma mengutuk melarat, bersama pendosa Islam & telah disihir orang Islam. Saya memperoleh surat keluarga yang diberikan mantan pembantu di rumah dinas. Mencabut hak waris dalam marga saya.

Tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker. Jikalau dianiaya atau dibunuh Gereja, mereka gembira. Penebus dosa kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah.!!!

Ya Allah..!!! maafkan keluarga saya, mereka tidak mengerti hakikat KetuhananMu yang sesungguhnya…

Sekarang, ikut bimbingan Islam di rumah pak tua. Dia adalah Ustad & Imam Mesjid. Demi keamanan, Ustad, alamat Mesjid, serta tempat kos dirahasiakan. Sejak pindah, rumah mewah fasilitas lengkap, plus mobil di kawasan elit Darmo Satelit – Surabaya, fasilitas Gereja dikembalikan. Sekarang kos di sebelah pak tua, belajar Islam & membantu usaha keluarga pak tua: cetak surat undangan, kop surat & setting komputer.

Insya Allah, kalau ada modal (bersama salah seorang anak pak tua mengajukan kuk di BRI – Surabaya), agar usaha percetakan permanen. Sambil kerja, memperdalam Islam. Pagi hingga sore, kerja, malamnya belajar agama & silat tradisional. Saya mendengar dari bekas teman akrab di Gereja & yayasan (dirahasiakan), sangat solider merahasiakan keberadaan saya, (Gereja terus-menerus mendesaknya).

Teman bercerita tentang usaha Gereja melaporkan ke polisi, memejahijaukan, dengan tuduhan: “Kasus Pencurian Mobil!”. Semua orang di Gereja tahu & banyak saksinya, termasuk warga kampung tempat kos yang mengantar bertemu pihak Gereja, waktu serah terima. Semua inventaris Gereja, termasuk mobil, sudah dikembalikan & ada tanda terimanya.

Juga, urusan keuangan & kas Gereja. Semua clear & Gerejapun sudah tahu, tetapi mengapa mereka menfitnah seperti ini?! Saya tekadkan, bila betul pihak Gereja akan melaporkan ke polisi, akan saya buka semua fakta & data yang saya miliki & akan saya tuntut balik dengan tuduhan pencemaran nama baik, penghinaan & percobaan penganiayaan.

Beberapa kali hampir ditubruk mobil (saya tahu persis pemiliknya) di beberapa tempat, ketika berboncengan motor. Allah melindungi yang telah bertobat ini. Gagal, bisa menghindar atau ditolong, ketika tabrak lari terjadi. Saya serahkan Allah. Dialah yang Maha Tahu, yang benar yang salah.

Saya menunggu tindakan hukum dusta ini. Mereka kehilangan jejak. Mungkin, setelah baca ini, makin gusar & marah. Selain telah masuk Islam, juga membongkar rahasia Gereja, yang ditutupi rapi. Jangankan di luar, umat Kristiani sendiri banyak yang tidak tahu, praktek-praktek ibadah tadi.

Saya titip pesan sahabat setia di Gereja & yayasan, supaya memberikan pengertian pengurus Gereja, mengikhlaskan saya Islam. Jangan mencari-cari, segala urusan aset Gereja, sudah diselesaikan baik. Agar jangan timbul konflik dengan warga kampung atau umat Islam yang mengetahui ini. Takut pihak ketiga memanfaatkan, mengacau. Agama itu masih isu sensitif  & riskan.

Saya bahagia. Hidup pas-pasan, saya mensyukurinya. Keimanan tanpa kepalsuan dalam Islam. Alhamdulillah Allah Maha Pengasih & Penyayang, memberi rejeki saya & keluarga pak tua. Order mulai banyak. Walau masih 10% pendapatan dulu. Saya sangat mensyukurinya. Amin.

[Dikisahkan Rachmat Hidayat atau Paulus F. Tengker, kepada M. Donny Setiawan, ketika berdiskusi & membahas kisah kesaksian 4 mantan Gembala. Atas permintaan yang bersangkutan, atas alasan keamanan diri & orang-orang dekatnya, nama Mesjid, alamat, nama Gereja, tempat kos Rachmat Hidayat (Paulus F. Tengker) dirahasiakan. Mohon dimaklumi. [Journey to Islam- 04 Nov 2003]

***

Tidak senang. Allah berfirman,

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”.

 Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [2:120]

***

Menyerahkan diri. Allah berfirman,

“Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah & kepada apa yang diturunkan kepada kami & yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, & anak-anaknya, & apa yang diberikan kepada Musa, `Isa & para nabi dari Tuhan mereka.

 Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka & hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.”” [3:84]

***

Tidak dibunuh. Tidak disalib. Allah berfirman,

“& karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya & tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka.

 Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. “ [3:157]

***

Cahaya Tuhan. Allah berfirman,

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [39:22]

***

Menukar ayat. Allah berfirman,

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk & cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka & pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah & mereka menjadi saksi terhadapnya.

 Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [5:44]

***

Tanpa ilmu. Allah berfirman,

“Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk & tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,” [22:8]

***

Pemberi petunjuk. Allah berfirman,

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri.

 Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya (dirugikan).” [2:272]

***

Melapangkan dada. Allah berfirman,

“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [6:125]

***

Hanya Islam. Allah berfirman,

“Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” [3:19]

 ***

 Semuanya kembali. Allah berfirman,

 “Hanya kepada-Nya-lah kamu semuanya akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali (sesudah berbangkit), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman & yang mengerjakan amal shaleh dengan adil.

 Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas & adzab yang pedih disebabkan kekafiran mereka.” [10:4]

***

Tuhan ESA. Allah berfirman,

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya, & rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, & (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” [9:31]

***

Mengingat. Allah berfirman,

“(yaitu) orang-orang yang beriman & hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” [13;28]

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s