Tan Fang Yong ‘Linda Santi’: Benar, Mudah & Kompleks

[“Dari semua kemudahan yang Allah SWT berikan, saya pun ingin mengatakan kepada orang tua, adik-adik & teman-teman yang belum masuk Islam, bahwa Islam itu benar, mudah & sangat kompleks dalam mengatur & menjawab segala persoalan dalam kehidupan ini”,]

ooo

masjidBeijingTan Fang Yong ‘Linda Santi’, akhirnya memenuhi harapan-harapan orangtuanya dahulu sebagai langkah pertamanya. Itu diutarakannya, sebelum ke Surabaya. “Ternyata mereka menginginkan saya menyelesaikan kuliah secepat mungkin”, tutur gadis 7 bersaudara ini.

Lingkungan, mempengaruhi pribadi & pemikiran seseorang. Tumbuh dalam lingkungan baik berpotensi baik pula. Lingkungan buruk berpotensi buruk.

Linda Santi, muallaf dari Bima, Nusa Tenggara Barat, ketika mengenal Islam, faktor lingkungan yang mendukungnya. Sekolah & teman bermainnya. Salah 1 hal yang membuat Linda tertarik, adalah kisah Nabi saw. Yang mengandung ajaran & nilai-nilai tinggi & luhur.

Linda berupaya mengenal lebih jauh lagi tentang Islam. Setelah yakin kebenaran Islam, mulai memikirkan agar orang tuanya menerima ke-Islam-annya. Alhamdulillah, … amanah yang dipikulnya diselesaikan dengan baik & tepat waktu. Pada 1995 menjelang wisuda, Linda mencoba membicarakan keinginannya masuk Islam.

Walaupun sempat ragu-ragu ditentang, karena ke-3 kakaknya sudah terlebih dahulu Islam diam-diam. Namun, mengingat ia telah menyelesaikan tugasnya dengan baik, keberaniannya tumbuh. Alhamdulillah, …. setelah Linda Islam tetap berbakti kepada orang tua & berakhlaq mulia. “ Yah, … mungkin semua ini berkat niat & do’a saya untuk tidak sedikitpun menyakiti hati orang tua saya”, katanya.

Linda yang punya hobi baca & nyanyi ini, akhirnya mengikrarkan syahadatnya di Malang, Jawa Timur, 22 Juli 1995. Saksinya adalah kakak & keponakannya serta pengurus masjid.

Memasuki kerja, Linda tidak mendapat hambatan. Sebaliknya ke-Islamannya ia menjadi perhatian teman-temannya. Baik muslim maupun bukan.

“Dari semua kemudahan yang Allah SWT berikan, saya pun ingin mengatakan kepada orang tua, adik-adik & teman-teman yang belum masuk Islam, bahwa Islam itu benar, mudah & sangat kompleks dalam mengatur & menjawab segala persoalan dalam kehidupan ini”, ujarnya mantap.

Kemudahan, bukan berarti tanpa cobaan. Sunatullah, Allah SWT akan menguji hambanya untuk mengetahui yang bersungguh-sungguh di jalan Allah & yang dusta & munafik. Salah seorang atasan Linda, yang kharismatik kerap mengajaknya berdiskusi. Kadang, menyudutkan Islam. Di antaranya, menurut atasannya, umat Islam menyembah berhala. Sholat menghadap Kiblat. Ka’bah dari batu.

Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, Linda mengembalikan argumen, umat Islam ketika sholat tidak pernah sekalipun membayangkan Ka’bah sebagai yang disembah. Ka’bah hanya sarana atau wasilah pemersatu arah atau poros sholat. Kiblat, tidaklah wajib.

Ketika tidak mengetahui kiblat pasti. Pandangan Islam soal fungsi Ka’bah, sangat berbeda dengan pandangan Nasrani terhadap berhala, patung Bunda Maria – yang dipuja (sebagai Bunda Allah-Katolik ed.). Argumentasi lainnya alhamdulillah mampu diatasi. Semoga Allah SWT menetapkan hati kita tetap istiqomah di jalanNya. Amiin. [Journey to Islam ; Redaksi 31 May 2005]

ooo

Tidak membeda-bedakan. Allah berfirman, “Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah & apa yang diturunkan kepada kami, & apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub & anak cucunya, & apa yang diberikan kepada Musa & Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka & kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.” [2:136]

Tidak dibunuh. Tidak disalib. Allah berfirman, “& karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya & tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. ” [3:157]

Cahaya Tuhan. Allah berfirman, “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [39:22]

Rasul datang. Allah berfirman,”Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, & banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, & kitab yang menerangkan.” [5:15]

Pemberi petunjuk. Allah berfirman, “Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri.

Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya (dirugikan).” [2:272]

Melapangkan dada. Allah berfirman, “Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam.

Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [6:125]

Al-Hikmah. Allah berfirman, “Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur’an & As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” [2:269]

Semua patuh. Allah berfirman, “Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit & di bumi, baik dengan kemauan sendiri atau pun terpaksa (& sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi & petang hari.” [13:15]

Mengingat, tenang. Allah berfirman, “(yaitu) orang-orang yang beriman & hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” [13;28]

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s