Sandrina Malakiano: Kebenaran Yang Dicari

00_SandrinaMalakiano
NAMA saya Alessandra Shinta Malakiano. Publik lebih mengenal Sandrina Malakiano. Lahir di Bangkok/Thailand, 24 Nov 1971. Saya sangat bersyukur dibesarkan di tengah keluarga perpaduan 2 negara.

Ayah Armemalaikano3nia, Itali, Kristen. Ibu Indonesia, keturunan Jawa Islam, kuat budaya kejawen. Kombinasi 2 budaya yang berbeda melahirkan kebebasan memeluk agama apapun, bagi anak-anaknya. Yang terpenting percaya Tuhan.

Kebebasan yang orang tua berikan, membuat saya tidak tahu agama yang benar & dijadikan jalan hidup. Hal itu membuat saya terus mencari, dengan membandingkan agama yang ada. Saya mempelajari beberapa agama di Indonesia.

Peta Armenia


Ketika di Bali, saya sempat memeluk agama mayoritas penduduk sana. Saya pun menjalaninya secara serius & total. Saya tidak bisa melakukan atau meyakini sesuatu setengah hati. Bagaimanapun, sesuatu yang dilakukan & diyakini setengah hati, tidak akan terlaksana dengan baik & benar. Apalagi sebuah keyakinan, yang harus diketahui kebenarannya.

1998 pindah Jakarta. Di sanalah saya diberi kesempatan bisa melihat Islam lebih dekat. Bertanya tentang keislaman pun saya jadikan rutinitas sehari-hari. Sulit dijelaskan dengan kata-kata, semakin hari ketertarikan pada Islam pun tumbuh.

Keinginan untuk lebih banyak tahu Islam, semakin menjadi. Kerinduan memeluk Islam pun semakin menggebu. Bersyukur, saat saya ungkapkan pada keluarga, saudara, & teman-teman tentang kerinduan itu, mereka mendukungnya.

Saya pun lebih giat lagi memperdalam Islam, termasuk belajar shalat. Dengan semua modal itu, tanpa ada halang rintang yang berarti & dengan niat serta ketulusan hati, pada tahun 2000, di Masjid Al Azhar Jakarta, saya memeluk Islam. Semoga ini jalan terbaik yang telah Allah tentukan untuk saya.

MasjidAlAzar2
Masjid Al-Azhar, Jakarta

Subhanallah, keteduhan, ketenangan, & kedamaian terasa menyejukkan batin ini. Saya telah menemukan kebenaran yang dicari selama ini.

Dengan sabar menjalani ujian & cobaan hidup ini, senang maupun sulit, lapang ataupun sempit, saya yakini semuanya sebagai pendidikan yang Allah berikan. Tentu ada hikmah atau pelajaran yang terbaik dari-Nya.

Beberapa bulan yang lalu, hampir beberapa kali saya mimpi bertemu Aa Gym. Aneh, tidak seperti biasanya. Mimpi itu sangat saya hafal detil kejadiannya. Padahal, jika bermimpi, saya sering kali lupa kejadian mimpi tersebut. Mimpi yang pertama, saya sakit & Aa Gym mengobati sakit.

Mimpi selanjutnya, kejadiannya di sebuah masjid. Banyak orang yang ingin masuk ke dalam & mendengarkan ceramah di dalam masjid tersebut. Saya pun berusaha masuk, seperti lainnya. Namun berkali-kali mencoba masuk ke dalam, selalu terpental, akhirnya saya duduk di tangga luar. Lalu Aa Gym menghampiri & mengatakan,

AA Gym
AA Gym

“Semua masalah itu ada jalan keluarnya. Dan yang memberi jalan keluarnya itu adalah Allah.”

Subhanallah! Mimpi yang tidak pernah saya lupakan. Saya pun semakin yakin pada Allah bahwa Allah akan menolong setiap makhluk-Nya yang ada dalam kesusahan.

Saya berharap & berdoa, di tahun 2004 saya bisa menjadi manusia lebih baik di mata Allah, ibu yang baik bagi anak-anak, menjadi anak yang baik di mata orangtua, serta menjadi pendamping yang baik di mata suami. [MQMedia.com; Journey to Islam; 21 Apr 2005]

***

Kafir. Allah berfirman,

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku & Tuhanmu”

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, & tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun.” [5:72]

***

Wasiat para nabi. Allah berfirman,

“Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh & apa yang telah Kami wahyukan kepadamu & apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa & Isa yaitu:

Tegakkanlah agama & janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya & memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).” [42:13]

***

Tidak membeda-bedakan. Allah berfirman,

“Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah & apa yang diturunkan kepada kami, & apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub & anak cucunya, & apa yang diberikan kepada Musa & Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya.

Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka & kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.” [2:136]

***

Menyerahkan diri. Allah berfirman,

“Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah & kepada apa yang diturunkan kepada kami & yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, & anak-anaknya, & apa yang diberikan kepada Musa, `Isa & para nabi dari Tuhan mereka.

Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka & hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.”” [3:84]

***

Pemberi petunjuk. Allah berfirman,

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri.

Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya (dirugikan).” [2:272]

***

Melapangkan dada. Allah berfirman,

“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.

Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [6:125]

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) & telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur’an).” [4:174]

***

“Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia & bertakwalah agar kamu diberi rahmat,” [6:155]

***

“(Al Qur’an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, & supaya mereka diberi peringatan dengannya, & supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa & agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.” [14:52]

***

“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus & memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,” [17:9]

***

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar & rahmat bagi orang-orang yang beriman & Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” [17:82]

***

“Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Qur’an yang merupakan ayat-ayat yang nyata; & bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.” [22:16]

***

“& agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur’an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman & tunduk hati mereka kepadanya, & sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.” [22:54]

***

“Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar menjadi petunjuk & rahmat bagi orang-orang yang beriman.” [27:77]

***

“Dan apabila dibacakan (Al Qur’an itu) kepada mereka, mereka berkata: “Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Qur’an itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan Kami, sesungguhnya Kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan (nya).” [28:53]

***

“Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang dzalim.” [29:49]

Iklan

2 pemikiran pada “Sandrina Malakiano: Kebenaran Yang Dicari

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s