Nabi Mulia Itu, Tidak Dibunuh Tidak Disalib

4.1.1

Yesus atau Isa Al-Masih, Tidak Dibunuh, Tidak Disalib

[#03122#;Digital Quran Sony Sugema 3.0; Indeks Quran Mahmud AsSyafrowi]

Yesus atau Isa Al-Masih, tidak dibunuh atau disalib. Meskipun, hingga hari ini milyaran orang myakini itu. Allah berfirman, tentang keyakinan salah itu dalam Quran. Nabi mulia ini, tidak seperti yang disangkakan orang banyak itu.

  • Kezaliman Yahudi

Orang Yahudi menuduh Maria telah berbuat keji. Juga menganggap Yesus telah dibunuh & disalib, padahal tidak keduanya.

Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), & tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),

 & karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya & tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. [An-Nisa 4:156-159]

  • Ajakan Taat, Agar Beruntung

Kita harus menghormati nabi mulia ini, seperti nabi-nabi yang dikirim Allah. Semua nabi, mengajak untuk hanya menyembah Tuhan yang satu, Allah. Hanya Allah saja yang boleh & harus ditaati, & disembah. Kalau ada yang lain, maka rugilah ia. Kita tidak membeda-bedakan seorangpun di antara nabi-nabi itu. Termasuk Yesus. Mereka adalah utusan yang Maha Tinggi, Allah.

Orang-orang yang beriman kepada Allah & para rasul-Nya & tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [An-Nisa 4:152]

Ajakan kepada Ahli Kitab (pengikut Taurat & Injil) agar kembali hanya menyembah Allah saja. Supaya mendapat rahmat Allah, terhindar dari neraka. Kalau enggan, ya sudah. Kita hanya menyampaikan.

Katakanlah:

“Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami & kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah & tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun & tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.

Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka:

“Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. [Ali Imran 3:64]

  • Yang Menolak Rugi Nantinya

Quran sebagai pembeda, antara yang benar & yang salah. Mengajak seluruh manusia, untuk mengikutinya, untuk kebaikan dirinya. Dunia & akhirat. Tetapi, hanya sedikit yang membaca, mempelajari, & mempraktekkan. Termasuk juga yang mengaku ‘muslim’.

Hai orang-orang yang telah diberi Al Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al Qur’an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu sebelum Kami merobah muka (mu), lalu Kami putarkan ke belakang atau Kami kutuk mereka sebagaimana Kami telah mengutuk orang-orang (yang berbuat ma`siat) pada hari Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku. [An-Nisa 4:47]

Hai, pengikut Taurat & Injil, ikuti Quran sebagai ‘Perjanjian Terakhir’, yang diturunkan Allah melalui Jibril, kepada Muhammad saw. Agar semua manusia di dunia mengikutinya, untuk kebaikan dirinya.

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syariat Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan:

“Tidak datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan”.

Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira & pemberi peringatan.

Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. [Al-Maidah 5:19]

Allah memerintahkan manusia, untuk hanya menyembah Allah saja. Iklas taat semata-mata menjalankan agama. Yaitu salat, menyembah Allah. Mengeluarkan sebagian anugerahNya, zakat. Itulah agama yang lurus, untuk menuju kehidupan abadi, surga.

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, & supaya mereka mendirikan shalat & menunaikan zakat; & yang demikian itulah agama yang lurus. [Al-Bayyinah 98:5]

Kalau tidak taat, maka resikonya besar, besar sekali. Neraka. Semoga, kita semua dapat terhindar darinya.

Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab & orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. [Al-Bayyinah 98:6]

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s