Memelihara Kehidupan.

BERITA: Israel Dikecam Atas Pembunuhan Remaja-remaja Palestina

gaza

Organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW) mengecam Israel terkait kematian 2 remaja Palestina di Tepi Barat pada 2013. Tentara-tentara Israel dikecam karena telah menembak mati kedua remaja yang tidak mendatangkan ancaman apapun.

Pada Januari 2013, Samir Awad ditembak 3x di bagian kaki, punggung & kepala. Remaja putra berumur 16 tahun itu berada sekitar 250 meter dari sekolahnya ketika dia ditembak pasukan Israel. Kemudian pada Desember 2013, seorang tentara Israel menembak mati seorang ABG berumur 16 tahun di Wajih al-Ramahi, tepatnya di kawasan antara sekolahnya & pasar.

“Dua kali setahun itu, tentara-tentara Israel bersembunyi dekat sekolah-sekolah, tampaknya untuk melakukan penangkapan, telah membunuh anak-anak yang tidak mendatangkan ancaman apapun,” cetus Joe Stork, wakil direktur Timur Tengah & Afrika Utara HRW seperti dilansir Press TV, Senin (6/1/2014).

“Serangan terhadap warga sipil yang dilakukan secara sengaja atau ceroboh adalah kejahatan perang,” demikian pernyataan HRW di situsnya.

Pekan lalu, seorang remaja Palestina lainnya juga tewas akibat luka-luka tembak yang dideritanya. Dia ditembak prajurit-prajurit Israel di dekat perbatasan Gaza.

Menurut pejabat-pejabat Israel & Palestina, remaja putra bernama Adnan Abu Khater (16) itu meninggal pada 3 Januari lalu, sehari setelah pasukan Israel menembaknya di kota Jabalia, yang berlokasi sekitar empat kilometer sebelah utara Gaza City.

————————–

Memelihara kehidupan. Allah Swt. berfirman, “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.

Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi.” [Al-Maidah 5:32]

Membunuh anak itu dosa besar. Allah Swt. berfirman, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami lah yang akan memberi rezeki kepada mereka & juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” [Al-Isra’ 17:31]

Pembunuh harus melakukan qishash. Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba & wanita dengan wanita.

Maka barang siapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, & hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu & suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.” [Al-Baqarah 2:178]

=====

Baca juga:

  1. ‘MAKANAN’ yang baik
  2. MIRAS. Sayang, Mati Sia-sia!
Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s