Abdullah bin Salam

00Menuju00003
Abdullah bin Salam adalah salah seorang ulamanya kaum Yahudi di Madinah. Ketika Nabi SAW telah sampai di Madinah, ia penasaran pengakuan kenabian beliau. Ia menemui beliau.

Sebagian riwayat menyebutkan, ia telah siap menyambut & menemui beliau di Quba. Karena, telah mengetahui rencana kedatangan beliau. Riwayat lain, ketika Nabi SAW telah tinggal di Madinah.

Ketika telah bertemu nabi, “Sesungguhnya aku akan bertanya kepadamu tentang 3 hal, yang tidak diketahui kecuali oleh seorang Nabi. Yakni, apakah permulaan tanda-tanda kiamat, apakah makanan pertama yang dimakan penduduk surga, & apa sebabnya anak menyerupai ayahnya & juga ibunya?”

Nabi SAW tersenyum mendengar penuturan tersebut & berkata bahwa Malaikat Jibril baru saja memberitahukan perkara-perkara tersebut. Tetapi Abdullah bin Salam menyatakan, Malaikat Jibril musuh kaum Yahudi. Karena itu ia tidak percaya penuturannya. Sekali lagi, nabi tersenyum tanpa mendebatnya. Kemudian bersabda,

“Adapun permulaan tanda kiamat, munculnya api yang mengumpulkan manusia dari arah timur ke barat. Dan makanan pertama penduduk surga adalah tambahan hati ikan Hut.

Mengenai keserupaan seorang anak, apabila air mani (sperma) sang bapak mendahului air mani (sel telur) sang ibu, maka anak tersebut akan menyerupai bapaknya. Sebaliknya, jika air mani (sel telur) ibunya mendahului air mani (sperma) bapaknya, maka anak tersebut akan menyerupai ibunya.”

Sungguh bijak sekali Nabi, tidak mendebatnya masalah Malaikat Jibril. Begitu jawaban melalui Malaikat Jibril disampaikan, Abdullah bin Salam langsung mengucap syahadat memeluk Islam. Tanpa sedikitpun keraguan.

Kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang Yahudi itu kaum pendusta. Jika mereka mengetahui keislamanku sebelum engkau bertanya kepada mereka, tentu mereka akan menyebutku pendusta…”

Tidak berapa lama, beberapa orang Yahudi mendatangi Nabi SAW, Abdullah bin Salam bersembunyi. Beliau bertanya kepada mereka, “Bagaimana kedudukan Abdullah bin Salam di antara kalian?”

Merekapun menjelaskan, “Dia adalah orang yang terpandai di antara kami, & anak dari orang yang terpandai di antara kami. Dia adalah orang yang terbaik di antara kami, anak dari orang yang terbaik di antara kami.”

“Bagaimana pendapat kalian jika Abdullah bin Salam telah memeluk Islam?” Nabi SAW bertanya.

Mereka menjawab, “Semoga Allah melindunginya dari hal tersebut!”

Mereka mengulang ucapan tersebut 2 atau 3 kali. Segera Abdullah bin Salam keluar dari persembunyiannya & mengucapkan syahadat. Menyatakan dirinya sebagai seorang muslim, di hadapan kaumnya.

Dan benarlah apa yang dikatakan sebelumnya. Segera saja mereka mencaci maki dirinya, & berkata kepada Nabi SAW, “Dialah orang yang terburuk di antara kami, anak orang yang terburuk di antara kami…”

Sahabat Sa’d bin Abi Waqqash pernah menyatakan, Nabi SAW menyebutkan Abdullah bin Salam adalah penghuni surga yang sedang berjalan di muka bumi. Abdullah bin Salamlah yang dirujuk sebagai saksi dari Bani Israil, yang mengakui kebenaran Islam. Seperti disebutkan dalam Surah al Ahqaf 10:

“…Wa syahida syahidun min bani israa-ila ‘alaa mitslihii fa aamanna…” (…Dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui [kebenaran] yang serupa dengan [yang tersebut dalam] Al Qur’an lalu dia beriman…).

Setelah keislamannya, Abdullah bin Salam mengajak 2 keponakannya. Salamah & Muhajir, memeluk Islam. Ia berkata,

“Kalian berdua tahu bahwa Allah telah berfirman dalam Taurat, Dia akan mengutus dari keturunan Ismail, seorang Nabi bernama Ahmad. Siapa yang mengikutinya ia telah mendapat hidayah, & siapa yang tidak iman kepadanya akan dilaknat. Hendaklah kalian memeluk Islam”

Salamah memeluk. Muhajir menolaknya. Menurut 1 riwayat, peristiwa ini menjadi asbabun nuzul Surah Al Baqarah ayat 130.

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s