Membukakan Pintu Hidayah

2_272PetunjukAllah

Kutipan Berita Detik:

Warga Pedalaman Australia Jatuh Cinta pada Islam

Ini Peta Lismore, New South Wales, Australia

Amber Rashidi (kiri) dan ibunya yang Vikki Crook dalam acara barbecue halal di Lismore, New South Wales. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)
Amber Rashidi (kiri) dan ibunya yang Vikki Crook dalam acara barbecue halal di Lismore, New South Wales. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)

Amber Rashidi

Amber masuk Islam delapan tahun silam setelah bertemu dengan seorang pria muslim.

“Kami mulai serius dan saya pun ingin tahu agama yang dia anut serta apa yang saya juga percayai. Saya jatuh cinta pada Islam dan keindahan dalam agama ini,” katanya.

Amber kini mengenakan pakaian jenis niqab, abaya atau pun hijab panjang setiap kali keluar rumah.

“Saya mengalami diskriminasi hampir setiap hari, tapi saya tidak mau menanggapinya sebab saya sudah bahagia dengan diri saya dan tahu bahwa orang itu hanya tidak mengerti tentang Islam yang sebenarnya,” tuturnya.

“Saya menjadi sasaran karena pakaian yang saya kenakan sangat menonjol. Kami pun sangat berhati-hati memilih tujuan jika ingin bepergian di Australia,” katanya.

Amber mencontohkan dia misalnya lebih memilih ke kebun raya karena percaya bahwa orang yang menghargai wangi bebungaan tentunya tidak akan mempersoalkan pakaian yang dikenakan Amber.

“Jika anda pergi ke tempat yang dipenuhi orang minum-minum, kemungkinan ada yang akan mengata-ngatai anda. Makanya harus memperhatikan pakaian yang dikenakan serta anak-anak yang mungkin akan terpengaruh,” katanya.

Menurut Amber, ibunya Vikki Crook, telah menjadi seorang penganut Kristiani yang taat bersamaan saat Amber menjadi seorang muslimah.

“Ibuku luar biasa dan sangat menerima saya. Dia pun menemukan Tuhan, dan saya pun menemukan Tuhan, dan kami suka berdiskusi tentang Tuhan,” tuturnya.

Vikki Crook mengaku senang saat anaknya masuk Islam.

“Waktu dia bilang ingin pakai hijab, saya setuju saja. Saya menghargai agamanya. Saya kini sangat bangga dengan dia,” ujarnya.

Namun Crook mengaku khawatir bagaimana anak & cucu-cucunya mengalami diskriminasi.

“Tapi Amber mampu meyakinkan orang & bisa membuat orang lain melihat sisi berbeda dari agama yang dianut Amber,” katanya.

Abdul Aziz, ketua Asosiasi Muslim Northern Rivers yang menyelenggarakan acara barbecue halal di Lismore. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)
Abdul Aziz, ketua Asosiasi Muslim Northern Rivers yang menyelenggarakan acara barbecue halal di Lismore. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)

Abdul Aziz

Abdul Aziz, ketua Asosiasi Muslim Northern Rivers, berasal dari Dubai dan pindah ke Kota Dubbo tahun 2005.

Aziz datang ke Australia dengan visa kerja profesional (Visa 457) sebagai insinyur elektro. Kini dia punya bisnis sendiri di Lismore.

“Saya sangat cinta kota ini karena keberagaman, berwarna-warni, dan masyarakatnya lebih toleran,” tuturnya.

“Diskriminasi sebenarnya terjadi dimana saja. Saya mengalaminya saat lahir di Pakistan. Begitu pula saya tinggal di Dubai,” katanya.

Aziz selalu berharap bisa menunjukkan Islam yang sebenarnya kepada warga sekitarnya.

“Saya berharap media bisa menunjukkan sisi baik dari masyarakat Islam. Memang pasti ada domba hitam di antara domba-domba yang putih,” katanya.

Abbey Hodson ikut aktif dalam Asosiasi Muslim Northern Rivers. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)
Abbey Hodson ikut aktif dalam Asosiasi Muslim Northern Rivers. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)

Abbey Hodson

Abbey Hodson masuk Islam empat tahun lalu setelah melakukan pencarian makna hidup dan jatidirinya.

“Saya sebelumnya termasuk yang tidak suka dengan agama dan setiap ketemu orang Islam selalu ada resistensi dalam diri saya, misalnya jangan bicara konsep setan dan malaikat dengan saya atau konsep lainya yang membuat saya tidak nyaman,” tuturnya.

“Saya merenung dan berpikir, saya tidak akan pernah bisa menjalin hubungan dengan orang lain jika saya tidak mau membuka diri dan menantang diri sendiri. Ini proses yang panjang dan lamban,” kata Abbey.

“Mungkin saya mencari makna hidup saya sendiri dan sampai saat itu saya belum menemukannya,” ujarnya.

“Saya menemukan Islam menjawab banyak pertanyaan saya & memberi tuntunan mengenai kehidupan sehari-hari.”

Abbey mengaku terkadang merasakan tatapan orang lain yang mungkin merasa aneh melihat Abbey, seorang Anglo-Saxon tapi muslimah.

“Umumnya orang mendekati saya untuk bertanya lebih jauh, & hal ini saya suka. Kalau ada yang tatapannya jelek, saya hanya menduga bahwa karena saya orang kulit putih. Orang punya pikiran sendiri tapi kita tahu kalau tidak ada dialog,” kata Abbey.

Sebelumnya Abbey mengaku selalu khawatir kalau ingin ketemu dengan Muslim dari Timur Tengah.

“Saya selalu takut karena saya pikir mereka pasti menghakimi saya atau saya bingung tidak tahu mau bicara apa dengan mereka. Namun pengalaman saya menunjukkan mereka umumnya ramah, dari manapun asalnya, Pakistan, Yordania, Australia,” katanya.

“Sekarang saya tahu jika melihat orang yang tampaknya Muslim di taman, saya yakin mereka akan bersahabat, hangat dan menerima,” ujar Abbey.

Geoff Lawton (Jamal Al Deen) masuk Islam tahun 2003 dan belakangan menikah Nadia Lawton asal Yordania. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)
Geoff Lawton (Jamal Al Deen) masuk Islam tahun 2003 dan belakangan menikah Nadia Lawton asal Yordania. (Foto: ABC/Samantha Turnbull)

Geoff Lawton

Geoff Lawton (atau Jamal Al Deen) menikah dengan perempuan kelahiran Yordania, Nadia Lawton, di tahun 2004. Geoff telah memeluk Islam tahun 2003.

Dia pernah bekerja di bidang kemanusiaan Irak dan memutuskan masuk Islam.

“Saya tidak tahu banyak tentang agama Islam, & saya tidak pernah ke masjid. Makanya saya putuskan untuk memahaminya lebih baik karena saya akan ke wilayah perang,” katanya.

“Semakin saya bertanya-tanya, semakin menarik dan indah jadinya dan saya sadar bahwa agama ini sebenarnya dimulai dengan kata ‘salaam’, artinya damai. Mungkin terdengar seperti suara alternatif dan hippie, semacam kata-kata, ‘may the force be with you’,” ujarnya.

“Saya makin mendalami agama ini & terbawa ke dalam situasi dimana saya sadari betapa banyaknya hal yang tidak mencerminkan Islam dan dipandang sebagai Islam,” kata Geoff.

Dia mengaku kaget ketika mengetahui bahwa betapa Islam menjamin kebebasan.

“Anda bisa memilih, & ada kemudahan-kemudahan jika misalnya anda bepergian. Inilah jalan hidup yang penuh kemudahan dan serba fleksibel. Sangat berbeda dengan yang digambarkan di media massa,” katanya.

Geoff mengaku merasa istimewa setelah menemukan Islam dalam hidupnya.

“Saya menjalani kehidupan dengan lebih damai, sedikit konflik dan lebih sedikit lagi kerumitan hidup. Juga jauh lebih mudah menjalani kehidupan yang saya anggap kehidupan yang layak,” katanya.

Istri Geoff, Nadia Lawton mengatakan dia tidak mengalami masalah tinggal di Australia.

“Saat saya tiba di sini saya sudah bertekad harus membuka hati dan pikiran dan menyerap semuanya,” katanya.

“Saya mengamati semua orang dan berteman dengan siapa saja dan sepertinya semua orang di Lismore tahu saya,” ujar Nadia.

Dia mengatakan tidak mau banyak menghabiskan waktu mengikuti berita dari Timur Tengah karena penggambaran Islam di media tidaklah tepat.

“Islam tidak pernah mengajarkan bunuh diri atau membunuh orang lain yang tak berdosa. Kami tidak setuju dengan semua itu,” katanya.(nwk/nwk)

====

Hanya Allah Yang Memberi Petunjuk. Allah berfirman,

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya. ...” [2:272]

Hanya Mengikuti Petunjuk Allah. Allah berfirman,

“Dan Janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah:

“Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah:

“Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”;” [3:73]

 

Melapangkan Dada. Allah berfirman,

“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam.

Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.

Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [6:125]

Permainan & Sendau Gurau. Allah berfirman,

“Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau.

Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.” [47:36]

Iklan

Tinggalkan Balasan, sopan, intelek, belajar lanjut

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s