Civic Intelligence & Propaganda LGBT


SusantoKPAI_m

Pro kontra larangan tayangan bermuatan LGBT di media televisi semakin tajam, ketika Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersikukuh tetap mempertahankan keputusaannya menghadang LGBT dari media publik. Menurut tafsir KPI, UU Penyiaran bersifat mandatori bahwa isi siaran wajib mengandung informasi, pendidikan, hiburan, & manfaat untuk pembentukan intelektualitas, selain mengamalkan budaya Indonesia. Adegan bermuatan LGBT, dikategorikan sebagai bentuk informasi & hiburan yang tidak senafas dengan sistem nilai budaya Indonesia. Lanjutkan membaca “Civic Intelligence & Propaganda LGBT”

Iklan