Jennifer Berzon ‘Muslim Salma’: Hidayat melalui Alquran


[“(Suara alunan Alquran) itu begitu mempesonakanku. Aku merasa cahaya masuk ke dalam hati & jiwaku. Saya tak bisa menahan air mata yang keluar setiap kali mendengarnya”]

 

pilipina

Nikmat tertinggi anugerah Allah SWT kepada manusia, adalah iman. Hidayah ini, turun dengan berbagai jalan. Kadang, tak disangka-sangka.

Umar bin Khatab pun, mengalami sebuah perjalanan yang berliku. Menerima hidayah ‘petunjuk Allah’ itu.

Umar, karakternya amat kuat & keras. Suatu hari, ia mendatangi rumah Arqam, tempat Rasulullah saw berada. Melangkahkan kakinya mantap. Penuh kebencian serta pedang terhunus. Membunuh Muhammad saw.

Namun, di tengah jalan, dia belok ke rumah adiknya. Ada yang mengabarkannya, adiknya telah Islam. Penuh amarah, dia memergoki sang adik sedang membaca Alquran.

Saat dirinya meminta lembaran Alquran itu, sang adik melarangnya & meminta Umar wudlu dahulu. Selesai wudlu, Umar membaca Surat Thaha. Hatinya yang keras, melembut & tumbuh keyakinan. Tiada Tuhan selain Allah SWT & Muhammad saw utusan-Nya. Ayat suci itu telah meluluhkan hatinya, hidayah datang pada Umar.

Alquran menjadi titik balik Umar menemukan keimanan Islam. Kisah di masa modern, banyak juga yang ‘terpilih’. Mendapatkan hidayah, nikmat iman, lewat Alquran. Berikut seorang PRT asal Filipina.

Perempuan bernama Jennifer Berzon, pekerja rumah tangga di sebuah keluarga muslim di Uni Emirat Arab (UEA). Keluarga Abdouli di Al Shamkha, Abu Dhabi.

Seperti dikutip dari The National, Senin (29/7/2013). Selama bekerja, dia mendapat perlakuan yang baik. Beberapa kali, dirinya dibuat menangis tanpa tahu kenapa, setiap mendengar lantunan ayat Alquran yang dibaca keluarga majikannya.

“(Suara alunan Alquran) itu begitu mempesonakanku. Aku merasa cahaya masuk ke dalam hati & jiwaku. Saya tak bisa menahan air mata yang keluar setiap kali mendengarnya,” ujar perempuan yang setelah masuk Islam mengganti namanya menjadi Muslim Salma ini.

Salma masuk Islam pada Ramadan 2012 lalu. Masa-masa yang berat dialami Salma memilih muslim. Saudaranya, tak setuju. Bahkan mengancam. Namun, beruntung dia memiliki suami yang menghargai keputusannya. Beberapa waktu kemudian, sang suami pun mengikuti langkahnya. Masuk Islam.  []kompas.com]

——————

Cahaya Tuhan. Allah berfirman, “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [39:22]

Melapangkan dada. Allah berfirman, “Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” [6:125]

“(Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, & petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” [3:138]

“Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia & bertakwalah agar kamu diberi rahmat,” [6:155]

“(Al Qur’an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, & supaya mereka diberi peringatan dengannya, & supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa & agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. ” [14:52]

“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus & memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,” [17:9]

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar & rahmat bagi orang-orang yang beriman & Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” [17:82]

“& agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur’an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman & tunduk hati mereka kepadanya, & sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.” [22:54]

“Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar menjadi petunjuk & rahmat bagi orang-orang yang beriman.” [27:77]

“Dan apabila dibacakan (Al Qur’an itu) kepada mereka, mereka berkata: “Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Qur’an itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan Kami, sesungguhnya Kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan (nya).” [28:53]

Hidayah


BERITA: Penghina Itu Naik Haji
[1310002;index lengkap Quran – Mahmud Asy-Syafrowi; 19 Oktober 2013; tribunnews.com]

Awal 2008 lalu, Van Doorn bersama Geert Wilders, membuat film “Fitna” yang menghina umat Islam & Alquran. 27 Februari 2013, sekali lagi mengejutkan dunia, ia masuk Islam & haji.

Musim haji tahun ini, ia ke Tanah Suci. “Saya menemukan diri saya di antara hati-hati yang yakin. Saya berharap air mata penyesalan mengeluarkan semua dosa-dosa setelah pertaubatan saya,” kata Van Doorn.

Van Doorn berjanji, sebagai tanda penebusan, ia akan memproduksi film baru yang menunjukkan esensi sejati Islam & kepribadian yang benar Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan, “Fitna” benar-benar salah, karena sarat informasi yang menyesatkan.

“Saya malu berdiri di depan makam Nabi. Saya pikir kesalahan besar yang telah saya buat dengan memproduksi film tercela itu. Saya berharap bahwa Allah akan mengampuni saya & menerima taubat saya,” ujar Van Doorn seraya menitikkan air mata.

Sang produser film Fitna ini mengakui, sejak kedatangannya di Mekkah, ia tak mampu membendung air matanya. Ia merasakan bahwa haji adalah momen paling indah dalam hidupnya. Ia mengaku bahwa dalam Islam, ia mendapatkan apa yang selama ini dicarinya.

Van Doorn hanya tahu Islam dari perkataan orang-orang yang membencinya.

Damai Nan Indah.
“Orang-orang di sekitar saya tahu bahwa saya telah aktif meneliti Alquran, sunnah & tulisan-tulisan lain selama hampir setahun ini. Selain itu, saya juga telah banyak melakukan percakapan dengan muslimin tentang agama,” tutur Van Doorn dilansir televisi Al-Jazirah Inggris.

Semakin lama mempelajari, Van Doorn makin tertarik. Ia mulai merasakan Islam sebagai sesuatu yang spesial. Apa yang selama ini di benaknya, Islam itu fanatik, menindas wanita, tak toleran, membabi-buta memusuhi Barat, perlahan sirna. Ternyata, Islam sebagai sesuatu yang sama sekali berbeda dari apa yang pernah ia sangka. Islam sebagai agama cinta damai. Tidak seperti tuduhan Barat: Islam teroris.

“99 persen kaum muslimin adalah pekerja keras & pecinta damai. Jika lebih banyak orang mempelajari Islam yang benar, makin banyak orang yang akan melihat keindahan itu,” tegas Van Doorn.

“Saya berdoa semoga air mata saya ini mampu menghapus segala dosa yang telah saya lakukan di masa lalu, & saya akan bekerja untuk menghasilkan karya besar guna melayani Islam & kaum muslimin setelah kembali dari ibadah haji ini,” tandas Van Doorn dengan wajah berseri. (tribunnews/alb)

Mendapat Cahaya. Allah Swt berfirman, “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.”, [Az-Zumar 39:22]

Tiada Kesukaran. Allah Swt berfirman, “Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu & Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim.
Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, & (begitu pula) dalam (Al Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu & supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat & berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung & sebaik-baik Penolong.” [Al-Hajj 22:78]

Semua Nabi. Allah Swt berfirman, “Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh & apa yang telah Kami wahyukan kepadamu & apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa & Isa yaitu: Tegakkanlah agama & janganlah kamu berpecah belah tentangnya.
Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya & memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).“ [Asy-Syura 42:13]

Diridhai. Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” [Ali-Imran 3:19]

Tulus Iklas. Allah Swt berfirman, “& (aku telah diperintah): “Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus & ikhlas & janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.” [Yunus 10:105]

Wasiat Ibrahim. Allah Swt berfirman, “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam””. [Al-Baqarah 2:132]

Cahaya Hidayah Allah


NA002990

Memeluk Islam, Mendapat Hidayah Allah

[#13036# Vincent Asido Panggabean; Jumat, 8 Maret 2013,merdeka.com;Quran Digital SonySugema 3.0; Indeks Quran Mahmud Asy-Syafrowi;Riyadushsholihin,Mizan]

KISAH: Anti-Islam Belanda, Syahadat

van Doorn, salah 1 anggota partai sayap kanan Belanda Partai Bagi Kebebasan, yang dikenal anti-Islam masuk Islam. Doorn menjadi muslim setelah meneliti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad itu & kehidupan kaum muslim.

“Saya mengerti kenapa semua orang skeptis, terutama mengenai hal-hal yang tak terduga bagi banyak orang. Ini merupakan keputusan besar yang saya tidak anggap remeh,” kata Doorn di alhittin.com, Rabu (6/3). Lanjutkan membaca “Cahaya Hidayah Allah”